Tutorial Memasang Kabel LAN / UTP

(untuk tutorial lengkap dengan ilustrasi dan foto bisa dilihat di baca di: http://linux.bali.or.id/?q=node/33

Tutorial singkat ini cocok banget buat yang sedang mo bikin jaringan komputer ‘MURAH’ khususnya yang terdiri lebih dari 2 client, yang pake hub (jauh lebih murah ketimbang router :D). To the point! Apa sih kabel UTP itu? Kabel UTP itu adalah kabel khusus buat transmisi data.

UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair". Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair soalnya di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5.

Kategori 3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps, sedang kategori 5 sampai 100 mbps. Nah klo cuman buat misal bikin jaringan komputer di kantor ato kampus ato warnet, paling ngirit ya pake yang kategori 3. Udah lebih dari cukup.

Setau gue ada banyak merek yang beredar di pasaran, cuman yang terkenal bandel dan relatif murah adalah merek Belden - made in USA. Per meternya berkisar dari Rp. 1500 - 2000,- Kalau mau jatuh murah dan pakenya banyak beli aja yang satu kotak, panjangnya sekitar 150meteran. Jangan lupa beli konektornya. Konektornya tuh bentuknya kayak colokan telepon cuman lebih besar. Bilang aja mo beli konektor RJ-45. Harganya klo ngecer sekitar Rp.2500,- an

Foto RJ45 - Konektor untuk kabel UTP

Foto RJ - 45 yang masih baru, belum di gencet pake tang

Crimp Tool Satu lagi yang sangat penting, kamu kudu punya tang khusus buat masang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya “crimp tool". Ini alat gunanya buat ‘ngematiin’ ato ‘nanem’ ato apalah istilahnya itu konektor ke kabel UTP. Jadi sekali udah di ‘tang’ udah ga bisa dicopot lagi itu konektor. Harganya memang agak mahal dibanding tang biasa. Antar Rp.75rb - 150rb. Dan klo mo lebih ok, biar ga nanggung tambah duit lagi sekitar 125rban buat beli lan tester. belinya yang merek dari taiwan aja. lebih murah. bentuknya tuh kayak kotak, dan ada lampu lednya 8 pasang, bisa kedap kedip.

OK sekarang peralatan udah siap, gue mulai aja. Secara umum pemasangan kabel UTP ada 2 tipe, tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight soalnya masing masing kabel yang jumlahnya 8 itu berkorespondensi 1-1, langsung. Sedangkan disebut cross soalnya ada persilangan pada susunan kabelnya. Bingung?

OK! Untuk tipe straight itu digunakan buat nyambungin dari client ke hub. Sedangkan untuk tipe cross untuk client langsung ke client (cpu to cpu) ato dari hub ke hub.

Kita bahas dulu yang tipe straight Urutan pin tipe straightTipe ini paling gampang dibuat. Kenapa? Soalnya langsung korespondensinya 1-1. Standar urutannya sih begini (dilihat dari bolongannya konektor, dari kiri ke kanan - lihat foto disamping) : 2 orange - 1 ijo - 2 biru - 1 ijo - 2 coklat . 2 orange disini maksudnya pasangan orange muda sama orange tua, dst. Tapi ga usah ikut standar pewarnaan itu juga sebenarnya tidak masalah. Yang penting urutan kabelnya. Misal ujung sini urutan pin pertamanya orange muda, maka ujung yang lain urutan ping pertamanya juga harus orange muda. jadi antar ujung saling nyambung. Sebenarnya tidak semua pin tersebut digunakan. Yang penting adalah pin nomor 1,2,3 dan 6. Jadi misal yang disambung cuman pin 1,2,3 dan 6 sedangkan pin yang lain tidak dipasang, tidak jadi soal. Buat jelasnya coba lihat foto dibawah, yang gue foto dari sebuah buku (coba tebak! bisa ga, buku apa hayuooo? :D)

Straight Tru dan cross pin Yang kiri urutan korespondensi buat tipe straigh, yang kanan yang cross

Nah waktu mo pasang kamu potong ujung kabelnya, trus susun kabelnya trus ratain pake piso potong yang ada di crimp tool. Kamu ga perlu repot repot harus ngelepasin isolasi pada bagian ujung kabel, soalnya waktu kamu masukin itu kabel ke konektor trus di gencet pake crimp tool, sebenarnya saat itu pin yang ada di konektor nembus mpe dalem kabel. Perhatikan, agar gencetnya yang keras. soalnya klo ga keras kadang itu pin ga tembus ke dalam isolasi kabelnya. Kalo udah trus kamu tes pake lan tester. Masukin ujung ujung kabel ke alatnya, trus nyalain, klo lampu led yang di lan tester nyala semua, dari nomor 1 mpe 8 berarti kamu sukses. Klo ada salah satu yang ga nyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu kamu gencet lagi pake tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalo udah kamu gencet kok masih ga nyambung, coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1 blon. Klo ternyata udah bener dan masih gagal, berarti memang kamu hari ini sedang tidak beruntung.. kesian deh.. hehe.. ulang lagi aja.. okay!

LAN TESTER LAN TESTER - alat buat ngecek kabelnya nyambungnya bener ato ga. Untuk tipe straight klo bener ntar dari led 1 mpe 8 berkedip.

Berikut adalah foto dari bawah dari ujung kabel UTP yang udah dipasangi konektor dan berhasil dengan baik (urutan pewarnaan pinnya ikut standar):

Contoh konektor RJ45 yang udah dipasang di kabel UTP dan berhasil dengan baik urutan pin standar

Dan klo yang ini ga standar, coba perhatiin urutan warna pinnya… ga standar banget. tapi tetep aja bisa, yang penting korespondensinya satu satu (khusus tipe straight):

Contoh konektor RJ45 yang udah dipasang di kabel UTP dan berhasil dengan baik - TIDAK STANDAR urutan pin TIDAK standar

Sekarang Tipe Cross Untuk tipe cross itu dipake buat nyabungin langsung antar 2 pc, ato yang umumnya buat nyambungin antar hub. (misal karena colokan di hubnya kurang). Cara pasangnya juga sebenarnya gampang. sama seperti tipe straight, pin yang dipake juga sebenarnya cuman 4 pin aja, pin 1-2-3 dan 6. Nah yang beda pas pasangnya. Klo di tipe cross, pin 1 nyambung ke pin 3 ujung yang lain. pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Jelasnya coba deh liat “Gambar 5″. Praktisnya gini, di ujung pertama kamu susun pinnya sesuai standar buat yang tipe “straight” nah di ujung yang laen kamu susun pinnya sesuai standar buat tipe “cross".

masih bingung ? gini deh gampangnya: ujung pertama: 1: orange muda 2: orange tua 3: ijo muda 4: biru muda 5: biru tua 6: ijo tua 7: coklat muda 8: coklat tua

maka diujung yang lain harus begini: 1: ijo muda 2: ijo tua 3: orange muda 4: biru muda 5: biru tua 6: orange tua 7: coklat muda 8: coklat tua

agak ngerti kan? jadi disini posisi nomor 1,2,3 ma 6 yang dituker.. Nah ntar klo pas di tes pake LAN tester ntar led 1,2,3, ma 6 saling bertukar. Klo tipe straight kan nyalanya urutan, nah klo tipe cross ada yang lompat lompat. Tapi yang pasti kudu nyala semua tiap led dari nomor 1 mpe 8.

Ok deh selamat bikin jaringan. Semoga kamu bisa berhasil waktu pasang konektor di kabelnya.. hehe.. Moga ilmu ini berguna buat kamu, soalnya waktu dulu gue pertama bikin jaringan lucu banget deh, buat ngupas kabelnya gue masih pake cutter, padahal kan udah ada tuh di crimp toolnya. Udah gitu ujung ujungnya tiap kabel aku kelupas lagi pake cutter. padahal yang betul ga usah di kupas atu atu, biarin aja rata, soalnya ntar pas di ‘crimp tool’ kan itu pin masing masing tembus ke dalem kabelnya.. bego deh dulu.. moga kamu ga melakukan hal sama kayak dulu. :D


|

linux

Pada mulanya Linux adalah nama kernel atau jantung sistem operasi komputer yang dibuat pertama kali oleh Linus Torvalds pada 1991. Linus mengizinkan siapa saja untuk menggunakan, mempelajari cara kerjanya, dan mendistribusikan Linux, dengan lisensi GNU GPL (General Public License) atau lebih terkenal dengan istilah Free Software.

Saat ini, nama Linux tidak hanya digunakan untuk menyebut kernel, namun juga sistem operasi yang lengkap. Bahkan Linux juga digunakan untuk menyebut distribusi (gabungan sistem operasi dan berbagai aplikasi) atau distro Linux. Contoh distro Linux urut abjad: BlankOn, CentOS, Debian, Fedora, Gentoo, Mandriva, Mint, Nusantara, openSUSE, RedHat, Slackware, Ubuntu, Xandros, dan lain-lain.

Richard Stallman, pendiri Yayasan Free Software, mengusulkan penulisan sistem operasi Linux adalah GNU/Linux atau GNU-Linux, karena sistem operasi Linux berisi kernel Linux dan beberapa program dari projek GNU. Ada yang tidak setuju dengan Stallman, karena ada program pada sistem operasi Linux yang bukan dari projek GNU.

Open Source adalah istilah untuk software yang source code-nya (kode programnya) disediakan oleh pengembangnya untuk umum (terbuka) agar dapat dipelajari cara kerjanya, diubah atau dikembangkan lebih lanjut, dan disebarluaskan. Jika pembuat program melarang orang lain untuk mengubah dan atau menyebarluaskan program buatannya, maka program itu bukan Open Source, meskipun tersedia kode programnya.

Open Source merupakan salah satu syarat free software. Free Software pasti Open Source Software, namun Open Source Software belum tentu Free Software. Contoh Free Software adalah Linux. Contoh Open Source Software adalah FreeBSD. Linux yang berlisensi Free Software tidak dapat diubah menjadi berlisensi tidak Free Software, sedangkan FreeBSD yang berlisensi Open Source Software BSD-like dapat diubah menjadi tidak Open Source. FreeBSD (Open Source) merupakan salah satu dasar untuk membuat Mac OSX (tidak Open Source). www.opensource.org/licenses memuat jenis-jenis lisensi Open Source.


|

Teknik-teknik Melindungi Komputer dari Virus


Ada beberapa langkah sederhana yang dapat anda lakukan untuk mengurangi resiko serangan virus komputer: di antara sebagai berikut : 1. Proteklah media yang dapat dipindahkan seperti disket maupun flashdisk segera setelah anda selesai menggunakannya. Pastikan tidak ada virus yang tertular di dalam disket atau flashdisk anda. 2. Carilah informasi mengenai virus baru untuk menghindarinya, hal ini bisa dilakukan dari internet. 3. Jalankan Update Anti Virus secara teratur untuk mendapatkan program baru yang update. 4. Jalankan Anti Virus secara Auto-Protect untuk menghindari virus yang menginfeksi komputer anda 5. Aturlah waktu untuk melakukan scan secara otomatis dengan teratur. 6. Berhati-hatilah dalam menerima email dari orang yang tidak anda kenal. Dan jangan sembarangan membuka file attachment. 7. Jangan mengatur program email anda untuk melakukan Auto Run email attachment. 8. Jalankan Worm Blocking untuk menghindari pengiriman attachment email yang terinfeksi. 9. Jalankan Script Blocking untuk mendeteksi adanya gejala kegiatan virus. 10. Pasanglah proteksi maksimum yang disarankan pada pengaturan anti virus. 11. Bagi anda yang suka mendownload program gratisan dari internet, berhati-hatilah sebab banyak program yang disisipi virus di dalamnya. 12. Jika memungkinkan, isolasilah sistem yang penting dari sumber serangan virus yang potensial seperti jaringan, internet, dan program yang tidak penting. 13. Back up lah file secara teratur dan simpan ditempat yang lainnya selain komputer anda.

|

mengatasi komputer yang terinfeksi virus

Virus komputer memang membuat jengkel. Kehadirannya sering kali tidak disadari oleh si pemilik komputer. Saat ini, para penjahat di balik infeksi virus itu menginginkan komputer beroperasi seperti biasa, sehingga pengguna tidak mengetahui ada yang salah dengan komputer mereka. Dengan begitu, mereka dapat memperoleh akses dan mencuri password atau nomor kartu kredit yang Anda masukkan ke dalam situs internet. Beberapa tanda jika komputer Anda terinfeksi - Anda merasakan perlambatan kinerja komputer. Ini bisa jadi merupakan tanda sebuah program jahat tengah berjalan diam-diam. - Anda terus-menerus mendapatkan iklan pop-up. Ini dipastikan merupakan tanda Anda terkena "adware". - Anda diarahkan ke situs yang tidak diinginkan untuk dikunjungi. Atau hasil pencarian Anda di internet terlihat aneh. Ini adalah tanda peretas telah berhasil menyusup ke mesin Anda. Apa yang harus dilakukan? - Memiliki peranti lunak antivirus sangatlah membantu. Program ini salah satunya dapat mengidentifikasi program jahat dan melumpuhkannya. Jika virus yang menginfeksi mesin tidak terdeteksi, banyak vendor antivirus yang menawarkan layanan untuk menghapus malware dengan berbayar. - Beberapa vendor antivirus juga menawarkan layanan scanning virus online secara cuma-cuma. - Anda harus menginstall ulang sistem operasi, jika komputer masih mengalami masalah. Anda harus membackup file-file sebelum melakukan ini. Bagaimana mengetahui informasi apa yang dicuri? Sangat sulit menyebutkan apa yang telah dicuri. Tidak semua penjahat mencuri data. Beberapa hanya menjajakan iklan. Beberapa hanya ingin mengganggu hasil pencarian melalui mesin pencari, atau mengarahkan Anda ke situs yang tidak ingin Anda lihat. Beberapa vendor antivirus memiliki database tentang apa yang dilakukan virus dan tidak.

|

test antivirus 2008

Antivirus Terbaik 2008 Q1

Di kuarter pertama tahun 2008 ini, AV-test.org yang bekerjasama dengan AV-Test GmbH (Jerman) selesai mengadakan berbagai test membandingkan sekitar 28 Antivirus. Semua produk diambil dari versi terbaik yang diupdate pada tanggal 7 Januari 2008 dan ditest didalam sistem operasi Windows XP SP2 (English). Hal ini tentu saja merupakan Informasi dan test yang sangat bermanfaat sebagai referensi untuk memilih Antivirus.

Pengetesan-pengetesan itu adalah sebagai berikut :

  • Signature-based test
  • False-Positives-Test ( kesalahan mendeteksi virus )
  • Proactive detection
  • Reaction times
  • Rootkit detection (12 active samples)

Test ini untuk mengetahui akurasi Antivirus mendeteksi berbagai jenis virus yang ada. Pengetesan digunakan sample berbagai virus, trojan horses, backdoors, bots dan worm yang berjumlah lebih dari 1 juta (1.024.381 sample). Semuanya merupakan mallware yang menyebar selama 6 bulan terakhir. Pengetesan dilakukan dengan memberikan rating “very good” (++) terhadap Antivirus yang mampu mendeteksi lebih dari 98% mallware tersebut.

Pengetesan kedua dilakukan untuk mengetahui prosentase kesalahan mendeteksi file yang bersih. Untuk ini digunakan 65.000 clean files, dan hasilnya memberikan predikat “very good” (++) jika antivirus tidak mendeteksi kesalahan.

Proactive detection untuk mengetahui seberapa aktif Antivirus mampu mendeteksi virus-virus baru atau kemampuan mendeteksi ketika database virus belum diupdate ( misalnya belum diupdate selama satu mingggu ), selain itu juga kemampuan mendeteksi terhadap virus yang senantiasa merubah diri. Reaction times merupakan test untuk mengetahui seberapa cepat perusahaan Antivirus menanggapi menyebarnya virus baru, berdasarkan 55 sample di tahun 2007. Jika reaksi yang diberikan kurang dari 2 jam akan diberikan predikat “very Good” (++). Test terakhir untuk mendeteski keberadaan Rootkit, dengan menggunakan 12 sample.

Bagaimana Hasilnya ? Berikut hasil dari masing-masing test tersebut :

Signature-based Detection :

Kemampuan mendeteksi dari 1.024.381 sample virus.

Nama AntiVirus Terdeteksi Prosentase
WebWasher (gateway product only) 1023742 99,9%
AVK 2008 1022418 99,8%
AntiVir 1020627 99,6%
Avast! 1018204 99,4%
Trend Micro 1009662 98,6%
Symantec 1006849 98,3%
AVG 1005006 98,1%
BitDefender 1003902 98,0%
Kaspersky 1003470 98,0%
Ikarus 1002894 97,9%
Sophos 1001655 97,8%
F-Secure 999806 97,6%
Microsoft 992880 96,9%
F-Prot 986961 96,3%
Panda 979409 95,6%
Rising 962674 94,0%
Norman 962191 93,9%
McAfee 959919 93,7%
Fortinet 957558 93,5%
Nod32 953936 93,1%
Dr Web 887736 86,7%
VBA32 885313 86,4%
QuickHeal 862919 84,2%
ClamAV 791505 77,3%
Command 729233 71,2%
VirusBuster 693944 67,7%
K7 Computing 571329 55,8%
eTrust-VET 566161 55,3%

False-Positives (FP) Test

Very Good (0 FP) Good (1 FP) Satisfactory (2 FP) Poorly (3 FP) Very poor ( > 3)
eTrust-VET McAfee Microsoft Symantec AntiVir AVG Command F-Prot F-Secure Nod32 Norman Sophos Trend Micro VirusBuster Avast! AVK 2008 BitDefender Dr WebK 7 Computing Kaspersky Panda QuickHeal Rising VBA32 WebWasher ClamAV Icarus Fortinet

Proactive Detection :

Very Good Good Satisfactory Poorly Very poor
BitDefender Fortinet F-Secure Nod32 Panda Sophos WebWasher AntiVir AVK 2008 Dr Web Ikarus Kaspersky McAfee Norman Symantec Trend Micro VBA32 Avast! AVG QuickHeal Rising

ClamAV Command eTrust-VET F-Prot K7Computing Microsoft VirusBuster

Reaction Times:

Very Good (<> Good ( 2-4 hours) Satisfactory ( 4- 6 hours) Poorly (6-8 hours) Very poor ( > 6 hours)
AntiVir AVK 2008 ClamAV Kaspersky WebWasher Avast! BitDefender Sophos Trend Micro Fortinet F-Secure Ikarus Nod32 AVG Command Dr Web F-Prot Norman Panda QuickHeal Rising Symantec VBA32 VirusBuster K7 Computing McAfeee Trust-VET Microsoft

Rootkit Detection

Very Good (all detected ) Good ( 1 not detected) Satisfactory ( 2 not detected) Poorly (3 not detected) Very poor ( > 3 not detected)
F-Secure Panda Symantec Trend Micro AntiVir Avast! AVG BitDefender Dr Web eTrust-VET Kaspersky McAfee Nod32 Sophos F-Prot Ikarus Microsoft Norman Rising VBA32 VirusBuster VirusBuster AVK 2008 QuickHeal ClamAV Command K7 Computing

Kesimpulan

Berdasarkan test-test diatas memang tidak ada antivirus yang paling unggul disemua tahap pengetesan. Tetapi paling tidak bisa diambil beberapa antivirus yang cukup bagus dari kesemua test. Beberapa test mungkin tidak terlalu penting untuk diperhitungkan, seperti reaction times. Waktu reaksi 6-8 jam pun bisa dikatakan cukup bagus bagi kita. Selain itu Rootkit detection juga bukan hal yang begtu penting, mengingat saat ini masih sangat jarang jenis rootkit ini. Jadi kesimpulan disini hanya menilai dari tiga test sebelumnya. Dan ini pun mungkin sangat subyektif. Berikut Urutan Virus terbaik versi ebsoft berdasar test-test (3 test pertama) diatas :

  1. AntiVir. Hampir disemua test mempunyai hasil yang sangat bagus. Ditambah lagi Antivir menyediakan versi Gratis, walaupun tidak semua fasilitas disediakan. Memang kadang masih salah mendeteksi beberapa file yang bersih sebagai virus. Antivir Web site
  2. AVK 2008. Antivirus ini mungkin jarang kita dengar di negeri kita, tetapi berdasarkan test diatas, menduduki peringkat tertinggi dalam mendeteksi virus. Tetapi hal ini harus dibayar dengan kesalahan mendeteksi yang dihasilkan. Selain itu AVK merupakan antivirus berbayar, belum ada versi gratisnya. Selengkapnya bisa dilihat disini GData Secutiry Labs
  3. Avast. Hasil mendeteksi virus cukup bagus. Selain itu Avast juga juga menyediakan versi gratis, yang bisa di download langsung dari websitenya. Selengkapnya disini
  4. Trend Micro. Selengkapnya disini Trend Micro
  5. Symantec. Selengkapnya buka Symantec web site
  6. AVG. Versi gratis bisa download di http://free.grisoft.com
  7. BitDefender. Selengkapnya tentang BitDefender disini
  8. Kaspersky. Selengkapnya

Update Test Antivirus terbaik 2008 tahap kedua sudah ada. Untuk melihat hasilnya, silahkan dibaca artikel berikut : Test Antivirus Terbaik 2008 tahap kedua


|

Cara mendeteksi Virus komputer dari Flashdisk

Virus yang ada pada PC (komputer) bisa dideteksi dengan aplikasi virus portabel yang ada di flash disk (UFD). Berguna untuk mengamankan UFD dari virus dan membasmi virus. Komputer bisa terinfeksi virus lewat USB flash disk (UFD). Tetapi, dari mana virus di UFD itu berasal. Dari komputer yang sudah terinfeksi, tentunya. Contohnya komputer-komputer di warnet-warnet. Jadi, cegah juga masuknya virus ke dalam UFD. Caranya adalah

dengan memindai komputer yang hendak dicoloki UFD. Kita dapat menjalankan antivirus yang portable—antivirus yang disimpan di UFD, tak perlu diinstal di komputer untuk bisa berjalan. Dengan antivirus itu, komputer akan dipindai. tetapi tidak butuh waktu yang sedikit, apalgi kalau komputer memiliki file yang sangat banyak. Tetapi, memang seperti itulah kenyataan dalam dunia TI—kenyamanan berbanding terbalik dengan keamanan. Yang kita butuhkan adalah antivirus portable, seperti AntivirX, ClamWin, dan lain-lain. Kita juga perlu membuat sebuah file yang jalan otomatis ketika UFD dicolok. File itu akan menjalankan antivirus yang ada di UFD. Ini mirip dengan file jalan otomatis yang sering terdapat pada CD instalasi program. Buka Notepad dan ketikkan baris-baris perintah berikut ini : [autorun] Open=antivirus.exe Action=Open Anti Virus Portable! Icon=icon.ico Label=Your_Name Kalau sudah, simpan dengan nama autorun.inf. Agar tidak jadi file TXT, ubah Save as Type menjadi [All Files]. Berikut ini adalah penjelasan ringkas mengenai perintah-perintah dalam file autorun.inf tadi. Perintah “Open” adalah perintah untuk membuka antivirus tersebut. Perintah Open diikuti dengan file yang menjalankan antivirus. Jadi, ganti “antivirus.exe” di perintah itu dengan nama file antivirus yang digunakan. Misalnya, nama file antivirusnya “antivirx.exe” maka perintah tersebut menjadi “Open=clamwin.exe”. Nah, kalau file itu berada di dalam folder lain—misalnya folder AntivirX 1.0, perintah itu berubah menjadi “Open=AntivirX 1.0-clamwin.exe”. Perintah “Action”berguna untuk menampilkan kalimat pada kotak dialog ketika antivirus akan dijalankan. Kalimat yang mengikuti perintah ini boleh diganti dengan kata-kata lain. Perintah “Icon” berfungsi untuk mengganti ikon standar UFD yang tampil pada Windows Explorer. Enggak ada fungsi khusus yang berkaitan dengan antivirus, ikon itu cuma mempercantik saja. Tentu saja file ikon harus ada juga di UFD. Nama file yang pada contoh “icon.ico” diganti sesuai dengan nama file ikon yang digunakan. Terakhir, perintah “Label” berfungsi ntuk memberikan nama dari pada UFD. Sama seperti perintah “Icon”, perintah ini juga enggak ada hubungannya dengan usaha pencegahan masuknya virus. Atribut file autorun.inf itu baiknya dibuat menjadi “Read-Only”--cuma bisa dibaca, tidak bisa diubah-ubah. Kalau tidak bisa diubah, berarti virus tidak akan bisa memodifikasi file tersebut. Caranya begini, klik kanan file itu, lalu klik [Properties]. Pada bagian Attributes, beri tanda centang pada [Read-Only]. Berikut ini adalah penggunaan UFD untuk mendeteksi virus yang ada pada komputer. 1. Masukkan UFD namun jangan membuka flash disk pada komputer. UFD belum dibuka, virus dalam komputer tidak akan masuk ke dalam flash disk atau sebaliknya. 2. Jalankan fungsi jalan otomatis dengan mengklik tombol [OK] pada kotak dialog yang muncul. Antivirus portabel yang ada pada UFD akan berjalan. 3. Scan virus pada komputer, khususnya pada C:-Windows-System32. 4. Kalau ada antivirus melaporkan adanya virus, jangan ragu, komputer itu memang bervirus. 5. Selanjutnya silakan bersihkan komputer itu. Kalau tidak, yah cabut saja buru-buru UFD yang dicolok. Keterangan: 1. File autorun.inf yang akan menjalankan antivirus secara otomatis berisi baris-baris perintah seperti tampak pada gambar. 2. Ketika dijalankan, muncul sebuah pilihan dengan teks seperti yang dimasukkan pada baris perintah “Action”. Pilih itu dan klik [OK]

|

Cara kerja virus komputer menurut jenisnya

Cara Kerja Virus Komputer Menurut Jenisnya

Virus merupakan suatu program komputer yang memiliki kemampuan untuk merusak file atau merusak sistem komputer. Virus memiliki berbagai jenis dan mempunyai cara kerja yang berbeda-beda,

Berikut Jenis-jenis virus dan cara kerja masing-masing virus :

1. Virus File Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menginfeksi aplikasi atau dokumen yang ada dalam komputer anda. Saat aplikasi yang terinfeksi tersebut dijalankan, maka virus ini akan menyebar dengan cara menginfeksi semua file atau dokumen yang diakses oleh aplikasi tersebut.

2. Virus Boot Sector Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menginfeksi boot sector harddisk (boot sector merupakan sebuah daerah dalam hardisk yang pertama kali diakses saat komputer dihidupkan). Jika virus boot sector ini aktif, pengguna tidak akan bisa membooting komputernya secara normal.

3. Virus E-mail Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menyebar melalui e-mail (biasanya dalam bentuk file lampiran/attachment). Virus memiliki ciri khusus berupa ekstensi .scr, .exe, .pif, atau .bat. Apabila Virus ini aktif, maka dia akan mengirimkan dirinya sendiri ke berbagai alamat e-mail yang terdapat dalam buku alamat pengguna.

4. Virus Multipartite Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menginfeksi file-file komputer sekaligus boot sector pada harddisk. Virus jenis ini akan menimbulkan banyak masalah karena menyebabkan kerusakan yang fatal.

5. Virus Polimorfis Virus ini mempunyai cara kerja yang unik yaitu virus ini dapat mengubah kode dirinya (berganti wujud) saat menyebarkan diri ke komputer lain Virus jenis lebih sulit dideteksi karena mempunyai sifat seperti itu..

6. Virus Siluman (stealth virus) Virus ini mempunyai cara kerja yaitu dia mampu Menyembunyikan dirinya dengan cara membuat sebuah file yang terinfeksi seolah-olah file tersebut tidak terinfeksi.

7. Virus Makro Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menginfeksi Aplikasi Microsoft Office, seperti Word dan Excel. Biasanya Dokumen yang terinfeksi oleh Virus Makro akan memodifikasi perintah yang ada di Microsoft Office seperti perintah “Save” untuk menyebarkan dirinya saat perintah tersebut dijalankan.


|

Mengubah partisi dari FAT ke NTFS

Anda bisa menampilkan seluruh pilihan parameternya dengan cara mengetikkan "help convert" pada DOS prompt di Windows Anda. Contohnya adalah sebagai berikut.

Intinya ada dua parameter yang penting pada perintah CONVERT ini, yaitu volume dan /FS:NTFS.

Pada kasus ini penulis ingin mengkonversi drive D dari FAT32 menjadi NTFS, maka perintah yang harus diketikkan adalah:

CONVERT D: /FS:NTFS

Selanjutnya sistem operasi Windows XP akan melakukan konversi file system pada drive yang dimaksud menjadi NTFS. Akhirnya, tidak sampai 15 menit drive D penulis yang tadinya FAT32 sudah menjadi NTFS dengan lancar.


|

cara membersihkan PC dari spyware

Windows Vista sudah dilengkapi dengan antispyware, namanya Windows Defender. Aplikasi ini secara otomatis akan melakukan scan cepat terhadap isi komputer setiap pagi hari. Tujuannya adalah memastikan Anda dapat bekerja dengan aman pada hari itu.

Apabila mendeteksi adanya spyware, Windows Defender akan langsung menampilkan sebuah jendela pemberitahuan yang menyatakan adanya spyware di sistem Anda. Selanjutnya, Anda bisa membersihkan spyware tersebut dengan satu kali klik [Remove].

Namun, cara tersebut tidak melulu dapat membersihkan spyware secara tuntas sebab pemeriksaan yang dilakukan Windows Defender adalah pemeriksaan cepat yang tidak diikuti pemeriksaan seluruh isi hard disk. Oleh karena itu, bila Windows Defender pernah menampilkan peringatan adanya spyware, lakukan pemeriksaan penuh terhadap sistem Anda.

Caranya: 1. Klik tombol Start, ketik Windows Defender pada kotak pencarian dan tekan [Enter]. 2. Setelah Windows Defender terbuka, klik panah bawah yang terdapat di sebelah tombol Scan dan pilih Full Scan. 3. Tunggulah beberapa saat sampai proses scan selesai. 4. Setelah selesai, hasilnya akan ditampilkan. Jika PC Anda terjangkit spyware, daftarnya akan ditampilkan oleh Windows Defender. Klik Review Items untuk mengetahui apa yang terjadi dan bagaimana solusinya. 5. Pada layar Scan Results, semua software berbahaya yang terdeteksi Windows Defender akan ditampilkan. Klik tombol [Remove All], untuk membersihkan semua “sampah” spyware


|

Alternatif Membuka Dokumen Microsoft Office 2007 docx

Sejak munculnya Microsoft Office 2007, banyak pengguna yang tanpa berfikir panjang (ikut-ikutan) berpindah ke Office yang baru ini. Meskipun kadang hanya dipakai untuk mengetik seperti biasa/sebelumnya. Hal yang kadang merepotkan adalah format standard dokumen yang berbeda dengan versi office sebelumnya, yang semula ber ekstensi *.doc berganti *.docx.

Seringkali bagi pengguna office 2003 kebawah atau pengolah kata lainnya kesulitan membuka file docx ini jika tidak ada Office 2007. Sehingga kadang ada yang (terpaksa) menginstall Office 2007. Sebenarnya ada beberapa cara (alternatif) gratis membuka/mengedit file dokumen office 2007 (docx), tanpa perlu menginstall Office 2007.

Docx merupakan format baru Microsoft Word 2007. Format yang lain juga ditambah dengan ekstenxi x, misalnya xls -> xlsx ( MS Excel ) , ppt -> pptx (power point). Mungkin Microsoft berpikiran jika formatnya diganti membuat banyak pengguna juga mau tidak mau harus menginstall (membeli) Microsoft Office 2007. Teknik ini sepertinya cukup berhasil terutama bagi pengguna komputer di Indonesia ( yang sebagian selalu ingin menginstall program terbaru, tanpa melihat kemampuan, kinerja dan efektifitas).

Meskipun begitu, tidak semua pengguna komputer dengan mudah beralih ke Office 2007, karena berbagai sebab, seperti kinerja yang lebih lambat, antarmuka yang cukup jauh berbeda dengan versi sebelumnya, sehingga malah membingungkan dan lainnya. Karena sebagian menggunakan Office 2007 dan sebagian menggunakan Office 2003 kebawah, Open Office atau pengolah kata lainnya, sering banyak orang kesulitan jika mendapatkan dokumen dengan format docx.

Beberapa Cara membuka File Docx (Office 2007)

1. Microsoft Office Compatibility Pack

Microsoft sendiri tidak sepenuhnya meninggalkan produk Office versi sebelumnya. Mereka menyediakan tools khusus agar office versi sebelumnya ( 2000, 2002/Xp, 2003 ) bisa membuka dan mengedit format-format baru seperti docx, xlsx dan pptx. Hanya saja mungkin sebagian belum tahu.

Download Microsoft Office Compatibility Pack ( ~ 27.5 MB)

Atau jika kita hanya ingin membuka dokumen-dokumen tersebut, kita bisa download aplikasi terpisah Word Viewer (docx, 24.5 MB) Excel Viewer (xlsx, 74.1 MB) Power Point Viewer (pptx, 25.8 MB)

2. OpenOffice 3

OpenOffice 3 logo

Salah satu alternatif terbaik pengganti Microsoft Office. Versi terbarunya, OpenOffice 3 sudah mempunyai fasilitas untuk membuka Format Office 2007. Setelah saya mencoba dengan format yang cukup kompleks, OpenOffice masih bisa menampilkan semua isinya, meski ada beberapa format yang berubah.

Jika kita ingin mengedit dokumen tersebut, dimpan dulu dengan format lain seperti doc atau odt (format standard OpenOffice), karena format docx hanya bisa dibuka dan tidak (belum) bisa di edit langsung. Ukuran Installasi untuk windows sekitar 145 MB, Download OpenOffice

3. Konversi Format Online

Bagi yang mempunyai koneksi internet, dan tidak ingin menginstall aplikasi tambahan, bisa menggunakan fasilitas Free Online File Conversion. Ada beberapa situs yang menyediakan conversi format online, misalnya :

Zamzar, support maksimal 100 MB dan kita tinggal memasukkan alamat email yang akan dikirim hasil konversi dokumentersebut. Selain dokumen zamzar juga menyediakan konversi audio, video, image dan lainnya.

Docx Converter, seperti sebelumnya kita tinggal mengupload dokumen dalam format docx, memilih hasil formatnya dan mengisi email yang akan dikirimi hasil konversinya.

4. Membuka dengan Plugin OpenXML Viewer di browser Mozilla Firefox

Selain berfungsi sebagai web browser, Mozilla Firefox juga bisa kita gunakan untuk membuka dokumen docx dengan salah satu plugins OpenXML Viewer . Dengan plugin ini kita membuka docx sebagai salam format XML-nya. Tetapi kita tidak bisa mengedit tersebut. Plugins ini tersedia untuk firefox linux maupun windows.

Download OpenXML Viewer ( Linux 10.9 MB, Windows 3.6 MB. untuk Windows pilih OpenXMLViewer_win_firefox.zip)

5. Menggunakan Aplikasi AbiWord

Abi Word

Abiword merupakan program open source pengolah kata yang cukup populer, multi platform (Windows, Linux, QNX, FreeBSD dan Solaris). Dengan ukuran installasi program hanya sekitar 5.95 MB, kita bisa mendapatkan berbagai fitur sebuah Word Processing hampir sekelas Microsoft word. Dengan menambahkan installasi AbiWord Plugins ( 900 KB), kita bisa mendapatkan fasilitas tambahan import-export berbagai format dokumen termasuk format Office 2007. Tetapi jika terdapat format yang kompleks, kadang tidak sepenuhnya bisa dibuka dengan baik (belum sebagus OpenOffice 3)

Informasi selengkapnya dan Download di AbiSource

6. Menggunakan Software gratis Docx2rtf

Jika format dokumen docx sederhana, kita bisa mengkonversi menjadi format RTF dengan program ini. Selanjutnya hasilnya bisa dibuka dengan Wordpad atau Office versi lama. Selain format office 2007, Docx2rtf juga bisa mengkonversi format OpenOffice ( asw dan odt), membuka dan mencetak dokumen pdf, html, rtf, txt, pdb (PalmOS Database dokumen), prc ( Aportis).

Download Docx2rtf ( 2.56 MB) Inforselengkapnya di Docx2rtf


|

Copyright © 2009 myguard-info.blogspot.com All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.